Sulit sekali seragamkan
Gerak langkah perjalanan
Sulit sekali serasikan
Setiap kayuhan dayung yang akan kita ayunkan
Sulit sekali, pipit kecil !
Aku mohon..
Janganlah harapkan dahsyatnya deburan ombak
Dari selingkup telaga yang begitu sederhana
Janganlah harapkan kabut akan selalu selimuti indahnya pegunungan
Janganlah harapkan daunan akan selalu hijau sepanjang musim
Karena telaga punya riak sendiri
Karena kabut akan selalu bersama hadirnya kehangatan mentari
Dan hijau pohonan harus rela rontokan mahkota kesuburan
Pabila kemarau datang menjelang
Pipitku sayang,
Kalau pasir pantai bisa mengerti pasang surut gelombang
Kalau nelayan bisa menerima badai dan ketenangan samudera
Kalau puncak cemara bis bersabar menunggu rinai hujan ditengah kemarau panjang
Mengapa kita tidak bisa mengerti kesederhanaan telaga
Mengapa kita tidak bisa menerima kepergian kabut pagi
Dan mengapa kita tidak bisa bersabar
Menunggu datangnya musim semi
Kita hanyalah sebagian kecil ciptaan-Nya
Dengan segenap kelebihan dan kekurangan yang diberikan-Nya
Mungkin hidup ini akan lebih kita syukuri
apabila kita mau menerima segala kekurangan dan kelebihan yang kita miliki
Mudah-mudahan kita bisa sama-sama mengerti, Pipit Kecil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar